Senin, 16 Mei 2011

Tips Honda CB - Pilihan Pemasangan CDI

Motor sport keluaran 70 sampai 80-an macam CB100, CB125, GL100 dan GL125 mulai dilirik penyuka modif. Dibangun gaya retro klasik atau costum. Meski komponen mesin gampang dicari tapi urusan pengapian kadang bikin jengkel. Maklum platina kalau lagi ngambek buat mesin batuk, mbrebet hingga mogok total. Solusinya harus upgrade ke pengapian CDI (capasitor discharge Ignition) seperti motor sekarang ini. Ada banyak pilihan yang bisa disesuaikan budget dan kebutuhan.
Dari pilihan CDI, ada tiga macam yang mudah untuk diaplikasi. Meniru milik suzuki Tornado atau RGR150, Honda Supra X dan suzuki shogun 110
  • ·         CDI Milik tornado.
Paling sederhana pakai CDI Suzuki Tornado karena kabelnya Cuma tiga dari dari sepul, massa dan koil. Tentunya sepul pengapian perlu digulung ulang dengan kawat 0,15mm meski gampang dipasang dan murah karena tanpa pulsar namun CDI tornado ataupun RGR kurang sip di kitiran atas.
  • ·         CDI Milik Supra.
Kalau pengen jago dari rpm bawah hingga atas coba pakai CDI supra X, CDI ini jago dari rpm bawah hingga atas. Ada lima kabel dari soket, yaitu sepul, pulser, massa, kontak dan koil. Tetap pakai magnet asli CB100 dan sepul digulung ulang kawat 0,15mm. Syaratnya mekanik harus pasang pulser disisi dalam crankcase. Pilihlah pulser yang memang didesain buat terendam oli. Seperti punya GL pro tech, Tiger dan shogun 110 biar awet. Pasang pulser adalah pick-up coil yang menempel di bilah kruk as sisi magnet. Proses bikin tonjolan dengan las listrik lalu dibentuk sesuai selera. Mau dibikin galak di RPM atas atau gampang distarter, semua bisa.
  • ·         CDI Milik GL pro atau GL 100.
Cara paling praktis justru comot pengapian komplet GL-pro keluaran 1986 hingga 1994 atau GL100 keluaran 1990 ke atas. Dari magnet, sepul dan CDI gampang sekali masuk ke mesin CB100, tinggal pasang. Kendalanya spare part ini rada susah dilacak di toko onder atau bahkan di pasar loak. Alternatif lainnya comot punya komponen pengapian serupa versi KW-2, Tapi ambil pulsar dan CDI asli honda.
  • ·         CDI Milik shogun 110.
Untuk magnet berikut sepul komplet honda tiger wajib buat dudukan sepul lagi agar bisa masuk ke bak magnet asli CB100 dan bubut sisi dalam magnet biar nggak mentok crankcas. Alternatif lain magnet plus sepul lengkap atsrea grand juga bisa dijajal di mesin CB100. Masih dengan jurus pulser di crankcase tapi kali ini spul pengapian asli CB100 sama sekali tidak diubah. Kelar itu baru bisa comot CDI shogun 110 jenis DC, konsekuensinya harus pasang aki dan kiprok baru 12 volt. Api lumayan stabil. Syarat utama magnet tidak boleh bergesekan sama sekali ke sepul, nyenggol dikit mesin susah hidup. Kondisi as kruk harus balance, nggak boleh oleng.
Sebenarnya semua bisa diaplikasi, tapi dengan catatan pandai-pandainya kita untuk ngemodifnya agar bisa pas and bisa di geber di tunggangan kita


4 komentar:

  1. mantabs nih tipsnya masbro...matur thank u...banget dahhh..

    BalasHapus
  2. Kalau pake CDI rc 100 trz pke spul vespa gmana mas bgus gak??..

    BalasHapus
    Balasan
    1. cdi rc bagus juga mas, tapi kalau spul vespa ane belum paham, perlu belajar kembali, bisa jadi masukan. terimakasih.

      Hapus
  3. mas saya punya motor cb, spul saya pakai gl pro.
    rencana mau saya bikin cdi DC, saya udah ada cdi shogun, kiprok supra, accu kering.
    sayang bingung merangkainya, tolong kasih tau cara merangkainya...?

    BalasHapus